Page 32 - Universitas Terbuka di Era Informasi
P. 32
2. Gerakan Open Source Software
Open movement, seperti telah dikatakan merupakan suatu gerakan yang
pada awalnya dilakukan oleh para praktisi/aktivis TIK, yang ditandai dengan
diluncurkannya proyek pengembangan sistem operasi komputer gratis
Linux (GNU Project, http://www.gnu.org/) oleh Richard Matthew Stallman
pada September 1983. Proyek inilah yang kemudian melahirkan Gerakan
open source software (OSS), yaitu perangkat lunak komputer (computer
software) yang disebarkan secara lengkap dengan programnya (dan “kode-
kode” programming-nya) sehingga pengguna bukan saja bisa menggunakan
perangkat lunak tersebut tetapi dia juga diperbolehkan untuk memodifikasi
perangkat lunak tersebut.
Gerakan OSS ini juga merupakan perkembangan dari Gerakan Free Software,
yang didefinisikan sebagai “perangkat lunak yang didistribusikan kepada
penggunanya dengan izin untuk menjalankan, menyebarkan, mempelajari,
mengubah, dan menyempurnakannya” (http://www.gnu.org/philosophy/free-
sw.html, diunduh pada 24 July 2012). Free Software Foundation menyebutkan
2
bahwa kebebasan tersebut meliputi: (1) kebebasan menggunakan untuk
tujuan apapun; (2) kebebasan mempelajari bagaimana program software
tersebut bekerja; (3) kebebasan untuk mengubahnya sesuai kebutuhan
penggunanya, dan oleh karena itu software diberikan dengan sumber/kode-
kode programming-nya; dan (4) kebebasan untuk menyebarkan lebih lanjut
termasuk menyebarkan hasil modifikasinya.Dengan demikian, free software
bukan berarti selalu tanpa biaya atau nonkomersil. Software bisa gratis atau
berbayar, namun yang terpenting adalah setelah kita mendapatkannya, kita
boleh menggandakan, mengubahnya jika mau, atau menyebarkan hasil
modifikasinya (baik secara cuma-cuma ataupun menjualnya). Pada praktiknya,
gerakan free software dan OSS ini telah menghasilkan banyak sekali software
yang memang benar-benar gratis.
2 Free Software Foundation juga didirikan oleh Richard Matthew Stallman pada October 1985.
22