Page 34 - Universitas Terbuka di Era Informasi
P. 34
Materi-materi yang tersedia di Internet, mengikuti paradigma open movement,
itu menjadi terbuka bagi siapa saja untuk memanfaatkannya, dan tampaknya
banyak pencipta yang tidak keberatan jika hasil karyanya digunakan oleh
orang lain. Hal inilah yang melahirkan apa yang disebut Open Content.
Open Content merupakan istilah yang merujuk pada suatu materi (content)
yang disebarkan oleh penciptanya tanpa penggunaan Hak Cipta sehingga
pengguna bisa menggunakan materi tersebut sesuai dengan kebutuhannya
(Wiley, 2011 in http://opencontent.org/definition/, retrieved 27 July 2012
through http://openeducation.us/open-content). Seperti halnya Gerakan OSS,
gerakan open content ini juga berkembang pesat karena didasari paradigma
keterbukaan dan pemberian kebebasan kepada pencipta untuk menyebarkan
hasil ciptaannya tanpa harus diganggu dengan permintaan izin dari orang-
orang yang ingin menggunakan ciptaannya. Gerakan ini juga berkembang
karena mahalnya harga buku dan bahan-bahan pustaka lainnya yang pada
umumnya memiliki Hak Cipta yang sangat restriktif. Perkembangan gerakan
open content juga secara tidak langsung difasilitasi oleh ketersediaan OSS,
sehingga banyak proses penciptaan, penyebaran, pemodifikasian, dan
penyebaran ulang materi menjadi demikian mudah dan cepat.
David Wiley (2012) salah seorang penggagas dan aktivis Open Content,
menyebutkan bahwa seperti pengertian kata “terbuka” pada kehidupan
sehari-hari dimana misalnya dapat berarti “terbuka lebar”, “setengah terbuka”,
atau “agak terbuka”, maka pengertian kata ‘terbuka’ pada konsep open
content juga merupakan suatu kontinum, tergantung seberapa terbuka
penciptanya ingin memberikan izin kepada penggunanya. Namun secara
sederhana, pemberian izin atau hak penggunaan open content diekspresikan
dalam “Kerangka 5R” yang diambil dari kata-kata Bahasa Inggris untuk
Retain (kepemilikan), Reuse (Penggunaan ulang), Revise (penyempurnaan/
perbaikan), Remix (pemodifikasian/penggabungan dengan materi lain), dan
Redistrbute (penyebaran ulang). Secara rinci, kelima R tersebut adalah (http://
www.opencontent.org/, retrieved10 Agustus 2014):
1. Retain–pemberian hak untuk menggunakan, memiliki, dan mengontrol
duplikatnya (unduh, ganda, simpan, dan kelola materi)
24