Page 33 - Universitas Terbuka di Era Informasi
P. 33

UNIVERSITAS TERBUKA DI ERA INFORMASI

                      Dampak dari gerakan OSS ini sangat luar biasa dan mempengaruhi
                      perkembangan TIK itu sendiri. Demikian pula, karena kebanyakan OSS biasanya
                      dikembangkan secara kolaboratif serta terus mengalami penyempurnaan
                      yang dilakukan oleh penggunanya, kualitas OSS juga dipercaya sangat tinggi
                      dan sesuai dengan kebutuhan penggunanya.

                      Sehingga tidaklah mengherankan jika software berbasis OSS semakin lama
                      semakin populer dan banyak diminati. Suatu studi yang dilakukan oleh

                      Standish Group pada tahun 2008 menyebutkan bahwa penggunaan OSS
                      ini secara ekonomi telah menurunkan pendapatan perusahaan-perusahaan
                      software komersil sebanyak 60 milyar dolar Amerika per tahun. Ini artinya,
                      konsumen secara global berhemat 60 milyar dolar per tahun, dan jumlah ini
                      kurang lebih setara dengan 1/6 dari total nilai penjualan seluruh software
                      secara global (Rothwell, 2008 diunduh dari www.freesoftwaremagazine.com
                      pada 24 Juli 2012). Kepopuleran OSS ini menurut Casson dan Ryan (2006)
                      didasarkan pada beberapa alasan, yaitu alasan yang berhubungan dengan
                      masalah keamanan (security) karena bisa diubah-ubah dan karenanya menjadi
                      tidak sama dengan yang  lain,  keterjangkauan oleh daya  beli (affordability)
                      karena umumnya murah bahkan banyak yang gratis, transparansi
                      (transparency) karena  programming code-nya diberikan kepada pengguna,
                      kesinambungan (perpetuity) karena bisa terus dimodifikasi sesuai kebutuhan,
                      fleksibilitas  dalam  sistem  operasi  (interoperability)  karena  umumnya  OSS
                      bisa dioperasikan dalam berbagai sistem operasi, dan kemudahan untuk
                      melakukan penyesuaian dengan kebutuhan lokal (localization).



                      3.  Gerakan Open Content
                      Seiring dengan perkembangan  TIK, khususnya teknologi  world wide web
                      (www) dari generasi pertama ke generasi kedua yang menjadikan situs web
                      (website) tidak lagi bersifat satu arah, tetapi menjadi interkatif, setiap orang
                      dapat mengunggah (upload) hasil karyanya ke Internet. Hal ini memicu
                      banyak orang untuk kemudian  menyebarkan dan berbagi (share) hasil karya
                      ciptaannya, baik yang berupa teks, foto, ataupun video melalui Internet.




                                                                                  23
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38