Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) merayakan hari jadinya yang ke-46 dengan menegaskan komitmen memperkuat transformasi budaya literasi berbasis teknologi di seluruh Indonesia. Dalam perayaan tersebut, Perpusnas menyoroti tiga program utama yang menjadi fokus ke depan: pemerataan layanan perpustakaan, peningkatan kualitas bahan bacaan serta akreditasi, dan perluasan akses digital termasuk layanan perpustakaan keliling.

Langkah ini tidak lepas dari tantangan literasi nasional yang masih perlu banyak perhatian. Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) nasional saat ini tercatat di angka 40,6 dari skala 0–100, yang masuk dalam kategori rendah. Selain itu, kesenjangan kemampuan literasi digital di masyarakat juga menjadi perhatian, di mana kemudahan akses informasi belum selalu diikuti kemampuan memilah informasi yang akurat dan terpercaya.

Melalui momentum ini, Perpusnas RI mengajak seluruh pemangku kepentingan — termasuk perpustakaan perguruan tinggi seperti Perpustakaan UT — untuk turut ambil bagian dalam memperkuat ekosistem literasi nasional menuju Indonesia yang lebih cerdas dan berdaya saing.